Tag

, , , , , , ,

Siapakah Dosen Indonesia Itu?

Menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 TENTANG GURU DAN DOSEN dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2009 TENTANG DOSEN, pengertian Dosen adalah:

Pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat

Profesi dosen merupakan bidang pekerjaan khusus yang dilaksanakan berdasarkan prinsip sebagai berikut:

  1. Memiliki bakat, minat, panggilan jiwa, dan idealisme;
  2. Memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia;
  3. Memiliki kualifikasi akademik dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugas;
  4. Memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas;
  5. Memiliki tanggung jawab atas pelaksanaan tugas keprofesionalan;
  6. Memperoleh penghasilan yang ditentukan sesuai dengan prestasi kerja;
  7. Memiliki kesempatan untuk mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan belajar sepanjang hayat;
  8. Memiliki jaminan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas keprofesionalan;

Dosen wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi kualifikasi lain yang dipersyaratkan satuan pendidikan tinggi tempat bertugas, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Definisi Jati Diri

Jati diri atau yang bisa didefinisikan sebagai kepribadian kita. Jati diri seseorang memang tidak sama antara yang satu dengan yang lainnya. Banyak orang yang memang merasa kesulitan dalam mencari sesosok kepribadian / jati dirinya. Tidak mudah memang mencari jati diri kita akan tetapi kita bisa mencari jati diri itu dengan cara mengenal diri anda, atau melalui orang lain.

Melalui kepribadian maka kita bisa melakukan banyak hal. Di dalam proses tersebut maka kita akan merasakan ada ketertarikan  terhadap suatu hal yang dikerjakan. Ketika ada suatu ketertarikan tersebut cobalah kita dalami jika memang tertarik, maka di sanalah jati diri kita.

Dengan menggunakan bantuan orang lain, kita bisa meminta kepada mereka untuk melakukan koreksi terhadap apa pun yang ada di diri kita.Maka dengan demikian  akan dapat menemukan di mana jati diri kita

Cara Menemukan Jati Diri

Banyak orang yang tidak mengenal jati diri sendiri, sehingga membuat mereka sulit untuk menentukan hal-hal apa saja yang patut dan tidak patut untuk dilakukan oleh mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Alasan inilah yang membuat kita perlu mengetahui bagaimana cara menemukan jati diri sendiri, sehingga kita tidak mudah untuk terpengaruh dengan orang lain disekitar kita.

Sebagian orang berpendapat bahwa arti jati diri adalah suatu manifestasi ideologi hidup seseorang. Jati diri sendiri merupakan bagian dari sifat seseorang yang muncul dengan sendirinya mulai dari kecil, kemudian sifat bawaan kadang juga terpengaruh dengan faktor lingkungan tempat seseorang hidup dan dibesarkan.

Kita tentu sudah tidak asing mendengar istilah seorang anak yang sedang mencari jati diri, hal ini sering terungkap karena dalam proses pembentukan karakter yang sebenarnya pada diri seseorang adalah pada masa pancaroba, yaitu masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa.

Menemukan Jati Diri Dosen

Dari pengertian jati diri yang sudah dipaparkan diatas, bahwasanya jati diri itu sendiri merupakan suatu manifestasi ideologi hidup seseorang, sehingga bagaimana cara menemukan jati diri sendiri itu juga merupakan hak mutlak bagi seorang individu untuk menentukan jati dirinya sendiri.

Ketika seorang dosen yang telah dapat memahami akan kemampuan dan kekuatan pada dirinya yang didasari dengan iman dan taqwa pada Tuhan, maka saat itulah ia sudah dapat dikatakan menemukan jati dirinya sendiri.

Bagaimana cara mencari jati diri dosen? Hal yang harus kita lakukan pertama adalah melakukan identifikasi tentang menemukan jati diri dosen. Ada beberapa tips tentang cara mencari jati diri, mungkin kita dapat mencoba tips ini untuk menemukan jati diri sebagai seorang dosen.

  1. Seperti yang sudah diutarakan sebelumnya bahwa untuk menemukan jati diri kita harus bisa mengidentifikasi diri atau yang biasa orang katakan intropeksi diri. Kita dapat mempelajari diri sebagai dsoen dengan Berpikir, melakukan Renungan, dan bertanya kepada orang tua, keluarga dan orang terdekat segala sesuatu tentang diri kita waktu kecil, tentang keahlian kita pada waktu kecil, karena tidak ada yang lebih memahami anda lebih dari orang tua anda karena mereka yang menemani kita dari waktu pertama  lahir.
  2. Kritikan dari kolega, atasan, sahabat, mahasiswa dan orang lain yang bersifat baik merupakan sebuah cermin diri kita. Terkadang kita selalu mendapat kritikan yang pedas tapi ketika menjadi seorang dosen. Kadang juga kita mendapat kritikan yang baik, yang sifatnya membangun diri kita, biasanya kritikan itu merupakan sebuah cermin diri tentang sifat-sifat yang kita miliki. Dari situ akan lebih mengenal siapa kita sebagai seorang dosen.
  3. Merenung tentang masa lalu kita sewaktu kecil juga merupakan cara mencari jati diri. Kita akan mengetahui bakat pada saat dahulu seperti apa, apakah bakat  itu, terutama dibidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, masih dapat dikembangkan? Sesuatu hal yang sangat kita sukai merupakan bakat alami, seperti contohnya bakat menulis memungkinkan kita dapat menjadi seorang penulis buku fiksi atau non-fiksi di masa depan.
  4. Jalani Hidup ini selalu dengan Membaca sebagai jendela menuju semesta. Membaca disini bukan berarti kita harus membaca terus dalam menjalani hidup, tetapi anda dituntut agar dapat membaca situasi  dalam kehidupan. Semakin banyak mendapat rintangan hidup maka kita akan semakin kuat dalam menjalani hidup, karena  sudah dapat membaca dengan situasi yang terburuk. Itu karena kita sudah pernah menjalani rintangan hidup yang berat. Karena pengalaman merupakan ilmu yang berharga, seperti yang dikatakan John Dewey: “Pendidikan bukanlah persiapan untuk kehidupan; pendidikan adalah kehidupan itu sendiri”. Cara mencari jati diri ini dapat juga kita pergunakan untuk dapat terus dekat dengan Sang Pencipta.

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=gr2lZfQi2AQ]