Tag

, , , , ,

Sering kita berdiskusi dengan mahasiswa tentang masa depannya. Mereka ada yang ingin menjadi Pegawai Negeri, Pegawai Swasta, Wirausaha, Meneruskan Studi bahkan menjadi TNI. Jarang dari mereka yang ingin menjadi Pendidik (Guru atau Dosen).

Suatu hari setelah sholat Jum’at di kampus, seorang mahasiswa menghubungi saya melalui Facebook. Betapa bahagianya saya, ketika ia mengatakan ingin menjadi Dosen, namun bingung menentukan pilihan dimana ia akan mengajar.

Saya cuplik percakapannya sebagai berikut:

Percakapan dimulai:

Jumat 13:44 Mahasiswa

Assalammualaikum pak, imaaf mengganggu, pak saya mau minta saran ke bapak kalau ngajar jadi dosen seperti gimana?

 

Saya

Wa Alaikum Salam….He..he..bagus kamu mau jadi pendidik….Secara keseluruhan OK….Tapi sbg seseorang yang lama bekerja di perusahaan asing, kadang-kadang saya  anti dengan birokrasi berbelit dan “Office Politics” :-) (off the record)

14:00 

Mahasiswa

oh iya pak, makasih, sy jg sama pak ngerasa kalo di kampus terlalu banyak birokrasinya,. saya mau minta saran pak, kebetulan Alhamdullilah saya dapet beasiswa BPP-DN calon dosen dari dikti,. cuman klo abis lulus sy hrus mengabdi jadi dosen 3th,.cuman sy msh bingung hrs mengabdi dimana, jd sy minta saran bpk klo di sini  gimana? klo universitas pilihan dari dikti semuanya dari luar bandung, paling deket di Tasikmalaya, sisanya luar pulau jawa

Kampus itu bagus sekali di Priangan Timur….Kamu bahkan bisa cepat naik karirnya ..Jaraknya cuma 100km dr Bandung

oh iya, bagus atuh pah kalo gitu mah, hehehe,. iya pak saya jug lg mempertimbangkan kesana,. tapi ortu spertinya lebih condong ambil yg di bandung,.

makasih banyak pak sarannya,.
  14:09 Saya

You are a man….Tasik itu bukan Merauke….Dan saya sudah kesana dua-duanya. Sama-sama…..🙂

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=3DOv_H2m11g]