Tag

, , , , ,

Bermacam-macam bentuk dan isi game yang telah beredar luas di masyarakat, terdapat sejumlah game yang bernilai positif untuk mendukung kegiatan belajar mengajar mahasiswa misalnya gamei “Who wants to be a millionaire”. Sebagai contoh, kami dari http://www.pojokpendidikan.com mengembangkan Gameboard Kreatif Wirausaha Pojok Pendidikan sebagai usaha mengenalkan, merekatkan dan mengajak mahasiswa untuk tidak hanya tahu teori wirausaha namun juga mau mengaplikasikanya🙂
Keunggulan game sebagai media pembelajaran diantaranya adalah: materi yang disajikan dalam game mudah diingat, praktis, serta kegiatan belajar mengajar akan lebih menyenangkan karena modelnya variatif. Sejauh ini, game yang beredar di masyarakat kebanyakan hanya dimainkan untuk mengisi waktu luang, menyalurkan hobi, menyegarkan fikiran dan lain-lain. Sedangkan game yang digunakan sebagai media pembelajaran sangat minim dimainkan karena isi dan desain masih membosankan serta dosen belum maksimal mengembangkan game sebagai media pembelajaran.
Game pembelajaran menurut Sir Ken Robinson bermanfaat untuk:
  1. Permainan dapat menawarkan pengalaman estetis. Mereka dapat melibatkan maha/siswa (pemain) dalam situasi yang menantang mereka dan penghargaan kpd mereka spt Sir Ken berkata: “memungkinkan mereka untuk sepenuhnya hidup pd kondisi saat ini”. 
  2. Sir Ken Robinson menyatakan, “kolaborasi adalah bagian dari pertumbuhan … pembelajaran yang besar terjadi dalam kelompok”. Permainan utk pembelajaran tidak perlu bersifat soliter. Sebagian besar permainan telah dirancang dan dibangun pada konstruk beberapa tim memainkan peran yang berbeda dalam sebuah komunitas nayata atau virtual.
  3. Game pembelajaran dapat (dan saya percaya harus) mendukung pemikiran kreatif. Simulasi game adalah cara yang sangat kuat untuk melakukannya. Permainan memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi interaksi yang kompleks dari sebab dan akibat, membangun solusi kreatif mereka untuk masalah saat itu terjadi.
  4. Permainan didasarkan pembelajaran memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi isu-isu dan solusi potensial seperti kewirausahaan, perubahan iklim, kelangkaan bbm, konflik horisontal dan lain2 . Beberapa game pendidikan membutuhkan berbagai tim (stakeholder) untuk mengembangkan solusi dari beragam rangkaian sudut pandang dan dengan demikian menghasilkan pemahaman tentang subjek serta mendorong kemampuan berpikir kritis.
  5. Permainan mendorong maha/siswa dari semua level dan kemampuan untuk bekerja sama dan menyediakan cara untuk melibatkan peserta didik. Mereka dapat melampaui nilai dalam mendorong semangat untuk belajar sehingga menambahkan vitalitas ke dalam kelas.