Tag

, , ,

Sering terjadi bahwa setelah lepas dari sekolah/institusi pendidikan yang telah embesarkan kita, tidak ada yang perlu dan bisa dilakukan untuk almamater kita tersebut. Setelah lulus yang dirasakan adalah lepas dari salah satu penjara akademis yang melelahkan dan menguras otak, materi dan pengorbanan yang tidak sedikit.

Namun apa yang dilakukan oleh Universitas Cincinnati, dengan Program Bakti Alumni, membawa para lulusan kembali ke kampus untuk saling berbagi kesuksesan dan menjalin hubungan dengan para mahasiswa dan dosen dimana mereka pernah menuntut ilmu. Misalnya melalui berbagai kegiatan dan pertemuan-pertemuan, para mahasiswa belajar tentang “menguasai kehidupan” di luar ijasah & pencapaian akademis, serta pembuatan surat lamaran yang menjadi bekal dari suatu kesuksesan.

Eva Paus, profesor ekonomi dan CLPIA mencatat bahwa, “Kita dapat belajar banyak melalui interaksi dengan peran alumni, namun dengan waktu dan sumber daya yang membatasi kemampuan kita diantaranya mendatangkan sejumlah besar alumni kepada kampus. Saya melihat Intenet/Website sebagai satu cara yang efektif untuk menukar gagasan-gagasan antar alumni dan seluruh civitas akademika.”

Masing-masing lulusan diminta untuk menyediakan satu awal pernyataan tentang pengambilan keputusan, pemecahan masalah, dan sebagian dari permasalahan yang tidak bisa dipisahkan dengan menjawab tiga pertanyaan kunci: Bagaimana cara kita memutuskan harus berbuat apa setelah lulus dari univesitas dan bagaimana cara merefleksikannya setelah sukses seperti sekarang? Apa yang sesungguhnya area/issue yang spesifik di mana kita bisa memberikan kontribusi kepada komunitas almamater? dan Apa salah satu dilema paling sulit yang dihadapi dalam memperjuangkan komunitas almamater kita?

Nah bagaimana dengan kita???